VIVAnews - Nilai tukar rupiah di pasar spot antarbank Jakarta bergerak positif terhadap dolar Amerika Serikat (US$), saat pembukaan transaksi hari ini karena berada di kisaran 9.145-9.150/US$.
Pada penutupan Senin, 15 Maret 2010, di pasar spot antarbank Jakarta, mata uang lokal itu berakhir pada kisaran 9.150-9.155 per dolar AS. Sedangkan data kurs tengah mata uang asing Bank Indonesia, rupiah bercokol di level 9.175/US$.
Menurut Bayu Fadjar Aini, dealer valas salah satu bank swasta ternama Jakarta, pergerakan positif sebagian besar mata uang regional terhadap dolar AS sepertinya menjadi pemicu penguatan rupiah di pagi ini.
"Sebab, rencana AS menaikkan suku bunga The Fed belum mendapatkan respon," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2010.
Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 08.30 WIB, rupiah bergerak di posisi 9.147/US$.
Bayu, dia memproyeksikan, mata uang lokal tersebut hingga penutupan transaksi sore nanti cenderung menguat di kisaran level 9.140-9.170 per dolar AS, yang akan ditopang sentimen positif potensi penguatan bursa domestik.
"Sepertinya, penguatan Dow Jones semalam bisa mendorong adanya capital inflow (masuknya dana asing) ke pasar modal kita," tuturnya.
antique.putra@vivanews.com