BNI Kucuri Kredit Peruri Rp 626 Miliar

Fasilitas kredit ini digunakan membeli unit mesin cetak uang dengan teknologi mutakhir.

Jum'at, 12 Maret 2010, 12:04 WIB
Antique, Nur Farida Ahniar
suasana kantor BNI (Andika Wahyu)

VIVAnews - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memberikan fasilitas kredit kepada Perum Peruri sebesar Rp 626 miliar. Kredit ini terdiri dari investasi sebesar Rp 256,8 miliar dan fasilitas non cash loan berupa plafon L/C impor sebesar US$37,19 juta.

Fasilitas kredit ini akan digunakan untuk pembelian unit mesin cetak uang dengan teknologi mutakhir. Sebelumnya, Perum Peruri memiliki outstanding pinjaman ke BNI sebesar Rp 89 miliar, sehinga total fasiltias kredit BNI kepada Perum Peruri saat ini mencapai Rp 715 miliar.

Perjanjian kredit itu ditandatangani Direktur Korporasi BNI Krishna Suparto dan Direktur Utama Perum Peruri Junino Jahja.

Menurut Krisna, fasilitas kredit itu merupakan salah satu komitmen BNI mendukung bisnis Perum Peruri. Fasilitas tersebut digunakan untuk melakukan pembaruan mesin cetak uang sehingga ke depan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kualitasnya.

"Kita akan memberikan dukungan, termasuk anak perusahaan Peruri dan pabrik kertasnya," kata Krisna di Jakarta, Jumat, 12 Maret 2010.

Sementara itu, kredit korporasi bank pelat merah tersebut tahun ini sebesar Rp 45 triliun. Bank ini lebih banyak memfokuskan kredit infrastruktur.

Beberapa kredit yang ditangani BNI adalah proyek 10.000 mega watt dan kredit kepada BUMN. Salah satunya, kredit kepada PT Kereta Api sebesar Rp 5 triliun yang juga bekerja sama dengan bank BUMN lainnya.

"Pinjaman ke BUMN hampir Rp 20 triliun, saat ini udah terealisasi lebih dari 25 persen, tutur Krisna.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ