Bisnis

Bursa Pantau Saham Sarana Menara

Saham Sarana Menara mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksi.

Jum'at, 12 Maret 2010, 11:43 WIB
Arinto Tri Wibowo
   

VIVAnews - Belum sepekan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) sudah masuk pengawasan otoritas bursa.

Saham perusahaan di bisnis penyewaan menara telekomunikasi itu bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA). Saham Sarana menyusul PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) yang juga memperoleh pantauan BEI.

Saham Sarana Menara mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksi dibanding periode sebelumnya.

"Bursa telah meminta konfirmasi kepada perseroan pada 11 Maret 2010," kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong dalam penjelasan tertulis bursa di Jakarta, Jumat 12 Maret 2010.

Seiring adanya peningkatan aktivitas transaksi yang tidak wajar itu, otoritas bursa sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas saham Sarana Menara Nusantara itu.

Untuk itu, BEI meminta investor memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, otoritas bursa mengimbau investor untuk mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.

Bursa juga meminta investor untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan, bila belum mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Otoritas juga berharap agar investor mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi.

Meski bergerak di luar kebiasaan, saham-saham yang masuk kategori unusual market activity tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran di bidang pasar modal.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial