VIVAnews - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah akan menyiapkan tiga program besar dalam fit and proper test nanti. Tiga jurus yang disiapkan diharapkan dapat mengubah sistem pengawasan perbankan yang saat ini tengah disorot masyarakat.
Pertama, koordinasi untuk menjaga otoritas fiskal dan kestabilan sistem keuangan. Koordinasi itu termasuk menjaga berbagai otoritas makro dan mikro. Kedua, penataan struktur industri perbankan menjadi lebih memiliki ruang operasi adil dan sehat.
Ketiga, penguatan sistem pengawasan dengan menambah kemampuan untuk melakukan prediksi agar pengawasan bisa memandang ke depan. Menurut dia, hal ini harus didukung landasan hukum yang memberi kewenangan BI dan otoritas mengambil langkah-langkah lebih awal.
"Nanti di ujungnya adalah penyempuranaan data base inormasi yang menekankan risiko keuangan dan perbankan. Apakah risiko kredit, likuiditas, pasar, operasional," ujarnya di Jakarta Kamis 11 Maret 2010.
Seperti diberitakan, Presiden telah mengirimkan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di bidang pengawasan, pengganti Siti Fadjriah. Ketiganya adalah Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah, Direktur Riset Ekonomi dan Kajian Moneter BI Perry Warjiyo, dan Mantan Kepala Eksekutif Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Krisna Wijaya yang saat ini menjadi Komisaris Bank Danamon. Kini nama-nama itu sudah di tangan Dewan Perwakilan Rakyat.