VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan sudah menerima surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pengajuan tiga calon pengganti Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Siti Ch Fadjrijah.
"Sudah terima minggu ini," kata Ketua DPR Marzuki Alie ketika dikonfirmasi VIVAnews di Jakarta, Rabu 10 Maret 2010.
Menurut dia, calon deputi gubernur BI yang diusulkan pemerintah tersebut berasal internal dan eksternal. Namun, Marzuki mengaku tidak hafal nama-nama calon yang diajukan.
"Saya tidak hafal. Tapi dari internal (BI) dan eksternal," ujar dia.
Marzuki menjelaskan, nama-nama calon deputi gubernur BI itu selanjutnya akan dibawa ke rapat pimpinan DPR, sebelum proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Namun, Wakil Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasih membenarkan tiga nama yang diajukan Presiden SBY adalah Direktur Riset Ekonomi dan Kajian Moneter BI Perry Warjiyo, Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah, dan Krisna Wijaya, komisaris PT Bank Danamon Tbk.
"Benar, Presiden telah mengirimkan tiga nama itu sebagai calon deputi gubernur BI," ujar dia.
Namun, Achsanul mengaku belum melihat secara tertulis surat yang diajukan Presiden SBY tersebut. Meski demikian, dirinya sudah memperoleh pemberitahuan tentang pengajuan tiga nama itu dari ketua DPR.
Dia menambahkan, proses uji kelayakan dan kepatutan calon deputi gubernur BI akan dilakukan setelah masa reses atau pada masa persidangan DPR berikutnya yang dimulai 4 April 2010.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Dyah NK Makhijani mengakui tiga nama yang diajukan sebagai calon deputi gubernur yakni Perry Warjiyo, Halim Alamsyah, dan Krisna Wijaya merupakan usulan BI.
"Iya nama-nama itu usulan BI," ujar dia dalam pesan singkatnya kepada VIVAnews.
Siti Fadjrijah akan mengakhiri jabatannya sebagai deputi gubernur BI pada 9 Juni 2010.
arinto.wibowo@vivanews.com