Bapepam Panggil Matahari

Bapepam meminta kepastian Matahari agar mengunakan hasil penjualan MDS untuk usahanya.

Rabu, 10 Maret 2010, 15:07 WIB
Hadi Suprapto, Nur Farida Ahniar
Matahari Departemen Store (www.indocashregister.com)

VIVAnews - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan memanggil manajemen PT Matahari Putra Prima Tbk yang akan menjual kepemilikannya di PT Matahari Departemen Store (MDS).

Bapepam meminta kepastian dan komitmen Matahari bahwa mereka akan mengunakan hasil penjualan anak usahanya untuk mengembangkan usaha.

"Apakah bisa lebih baik dibandingkan Departemen Storenya dijual," kata Ketua Bapapam LK Fuad Rahmany di Jakarta, Rabu 10 Maret 2010.

Menurut Fuad, Matahari diminta keterangan untuk memberikan presentasi seperti apa rencana bisnisnya, penggunaan uang dari hasil penjualannya. "Mungkin minggu ini dipanggil," ujarnya.

Menurut dia, sebagai perusahaan yang dimiliki publik sebesar 43 persen, Bapepam harus mendapatkan kepastian dan jaminan uang tersebut apakah digunakan untuk pengembangan bisnis. Pengembangangan bisnis tersebut apakah menguntungkan ke depan mengingat MDS adalah kontributor utama pendapatan Matahari.

"Yang penting Matahari jangan jadi gembos, kita minta jaminan ke mereka," ujarnya.

Bapepam juga tak meminta keterangan dari pembeli MDS yaitu CVC Capital Partners karena CVC belum masuk ke Matahari. Namun otoritas pasar modal itu telah mengetahui latar belakangan CVC Capital Partners, dan telah diakui Matahari bahwa CVC memiliki afiliasi.

Selain itu, Menurut Fuad yang menjadi kekhawatiran adalah Matahari Putra Prima karena kehilangan MDS.

Bapepam-LK berpendapat setiap korporasi bisa mengubah haluan bisnisnya, asal terbuka kepada publik. Dia mendapat informasi pemegang saham masih belum jelas mengenai aksi korporasi Matahari. "Makanya kita panggil," ujarnya.

hadi.suprapto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ