VIVAnews - Pemerintah tengah melakukan simulasi perhitungan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Hasil simulasi ini nantinya akan menjadi acuan untuk untuk merealisasikan kenaikan tarif listrik.
"Kita masih melakukan simulasi," kata Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono di Kementerian Energi, Jakarta, Rabu 10 Maret 2010.
Purwono menjelaskan, untuk pelanggan 900 Voltampere (Va) kenaikannya bisa hanya 10 persen. Sedangkan untuk pelanggan komersil bisa 17 persen. Namun kenaikan tetap rata-rata 15 persen. "Kita akan ajukan ke DPR April mendatang," tuturnya.
Menurut dia, kenaikan tarif listrik ini untuk menekan subsidi. Pasalnya anggaran subsidi listrik saat ini sudah terlalu besar, sehingga sesuai dengan kekuatan Anggaran Negara.
hadi.suprapto@vivanews.com