VIVAnews - Pergerakan positif saham-saham unggulan berkapitalisasi pasar besar mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi pertama Selasa 9 Maret 2010. IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 18,33 poin (0,69 persen) ke posisi 2.644,78.
Sebanyak 94 saham menguat, 56 melemah, dan 95 saham lainnya stagnan. Volume transaksi tercatat 3,73 juta lot senilai Rp 1,85 triliun dengan frekuensi 46.062 kali.
"Indeks kami perkirakan masih bertahan naik sekitar 20 poin hingga penutupan sore ini," kata pengamat pasar modal Willy Sanjaya kepada VIVAnews di Jakarta.
Menurut dia, indeks berpeluang untuk mencapai level 2.650 hingga 2.685 pekan ini. Bahkan, level 2.700 berpotensi tertembus jika sentimen positif di pasar terus berlanjut.
"Saham Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk) dan pertambangan seperti Bumi serta Adaro juga menguat," ujar dia.
Pada akhir transaksi sesi pertama, saham Telkom menguat Rp 100 (1,16 persen) menjadi Rp 8.700, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp 25 (1,02 persen) ke posisi Rp 2.475, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) terangkat Rp 10 (0,53 persen) menjadi Rp 1.870.
Saham-saham lain yang bakal menopang kenaikan IHSG pada sesi kedua perdagangan adalah PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Pada penutupan transaksi sesi pertama, saham Astra menembus level Rp 40.400 atau melonjak Rp 1.400 (3,58 persen). Sementara itu, saham United Tractors naik Rp 100 (0,58 persen) menjadi Rp 17.100.
Sementara itu , di bursa regional, indeks Hang Seng naik 39,66 poin (0,19 persen) menjadi 21.236,53, Nikkei 225 menjadi 10.578,49 atau turun 7,43 poin (0,07 persen), dan Straits Times menguat 2,14 poin (0,08 persen) ke posisi 2.836,71.
arinto.wibowo@vivanews.com