VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berpotensi menguat kembali. Isu politik nasional paska hasil rapat sidang paripurna DPR terkait hasil Pansus Hak Angket PT Bank Century Tbk mereda.
"IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya," kata Ukie Jaya Mahendra, direktur PT Paramitra Alfa Sekuritas kepada VIVAnews di Jakarta, Senin sore, 8 Maret 2010.
Dia memproyeksikan, indeks Selasa, 9 Maret 2010, berpotensi bergerak di kisaran level batas bawah (support) 2.600 dan batas atas (resistance) 2.700.
Pada transaksi Senin, indeks kembali berakhir positif di posisi 2.626,45, terangkat 47,68 poin (1,14 persen) dari perdagangan Jumat, 5 Maret 2010, yang menguat 13,13 poin atau 0,51 persen ke level 2.578,77.
Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak positif. Indeks Hang Seng menguat 408,90 poin (1,97 persen) di posisi 21.196,87, Nikkei 225 naik 216,96 atau 2,09 persen menjadi 10.585,92, dan Straits Times terangkat 44,28 poin (1,59 persen) ke level 2.834,57.
Sedangkan bursa Wall Street pada perdagangan Senin sore waktu New York atau Selasa dini hari WIB kembali variatif. Indeks harga saham Dow Jones terkoreksi 13,68 poin (0,13 persen) menjadi 10.552,52, indeks harga saham indikator Standard & Poor's 500 turun 0,20 poin atau 0,02 persen ke level 1.138,50, tapi indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 5,86 poin (0,25 persen) di posisi 2.332,21.
Menurut Ukie, pergerakan IHSG hari ini masih cenderung menguat, seiring peningkatan harga komoditas di pasar global, yang mengikuti laju harga minyak mentah dunia. "Saham-saham sektor tersebut akan menjadi primadona," kata dia.
Selain itu, dia menambahkan, sentimen domestik seperti kasus Century juga sudah tidak berpengaruh negatif pada pasar saham. "Investasi jalan terus siapa pun yang mempimpin," ujar Ukie.
Rekomendasi
Ukie menyarankan, akumulasi saham-saham komoditas seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). "Saham INDF (PT Indofood Sukses Makmur Tbk) juga layak beli," ujarnya.
antique.putra@vivanews.com