VIVAnews - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) optimistis laba perusahaan tahun ini bakal melonjak tinggi hingga 51 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, atau menjadi Rp 740 miliar.
"Target laba bersih kita pada ini ada 51 persen," kata Direktur Utama PT Bank BTN Iqbal Latanro, dalam keterangan pers di Kantor Pusat BTN, Jakarta, 8 Maret 2010.
Menurut Iqbal, target tersebut disusun berdasarkan perhitungan perseroan di antaranya pengaruh positif dari dana hasil penawaran saham perdana (IPO) yang bisa dialokasikan untuk ekspansi kredit. "Dana IPO yang tidak dibebani bunga untuk digunakan ekspansi kredit bisa meningkatkan kinerja perseroan," katanya.
BTN juga berencana melakukan ekspansi di luar bisnis inti perusahaan yang diakui secara risiko jauh lebih besar. "Kami juga akan melakukan efisiensi dari sistem, meraih program kredit usaha rakyat, dan efisiensi dari proses," kata Direktur Treasury BTN Saut Pardede.
Faktor lain yang mendukung target laba perusahaan adalah rencana perusahaan yang bakal memperluas jaringan dengan membangun 100 cabang kecil dan 500 kantor pos yang dilengkapi layanan BTN online. Hingga Februari lalu, BTN telah memiliki sekitar 60 kios.
Untuk mendukung seluruh rencana tersebut, BTN mengaku telah mengalokasikan belanja modal tahun ini sebsar Rp 343 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun IT dan jaringan kantor.
hadi.suprapto@vivanews.com