VIVanews - PT Bank Tabungan negara Tbk membukukan laba bersih sepanjang tahun 2009 sebesar Rp 490 miliar atau naik 14 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Rp 430 miliar.
"Bank BTN optimistis kinerja perseroan akan terus tumbuh pada tahun 2010. Optimisme perseroan ini tidak terlepas dari kinerja yag telah dihasilkan pada 2009," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di Jakarta, 8 Maret 2010.
Berdasarkan hasil audit kinerja keuangan BTN disebutkan bahwa perseroan telah membukukan asset sebesar Rp 58,5 triliun atau tumbuh 30,06 persen dibandingkan 2008 sebesar Rp 44,9 Triliun.
Dari sisi Kredit, BTN juga mengalami pertumbuhan dari Rp 32 Triliun pada 2008 menjadi Rp 40,7 triliun akhir tahun lalu. Pertumbuhan kredit ini mencapai 27,19 persen atau berada di atas rata-rata industri nasional.
"Pencapaian ini ditopang oleh adanya ekspansi kredit perseroaan selama tahun 2009 yang mencapai lebih dari Rp 16 Triliun. Padahal perseroan awalnya hanya menargetkan kredit sebesar Rp 12,5 triliun dan telah direvisi menjadi Rp 16 triliun. Sedangkan realisasinya mencapai Rp 16,3 trliun lebih," kata Iqbal seraya menambahkan tingkat kredit bermasalah BTN tahun 2009 tercatat 2,7 persen.
BTN juga mengungkapkan mampu meningkatkan Dana Pihak ketiga (DPK) yang tumbuh 27,64 persen menjadi Rp 40,2 Triliun pada tahun 2009.
hadi.suprapto@vivanews.com