BEI Panggil Manajemen Bhakti Investama

"Surat undangan sudah dikirimkan ke perseroan. Kemungkinan minggu ini mereka datang."

Senin, 8 Maret 2010, 11:20 WIB
Antique, Purborini
Seorang pialang memantau pergerakan saham. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Otoritas Bursa, PT Bursa Efek Indonesia memanggil manajemen PT Bhakti Investama Tbk.

"Surat undangan sudah dikirimkan ke perseroan. Kemungkinan minggu ini mereka datang," kata Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito di kantornya, Senin, 8 Maret 2010.

Pemanggilan itu, kata dia, terkait kenaikan harga saham Bhakti Investama yang mencapai 187 persen sejak pencabutan suspen pada 14 Februari 2010 dilakukan. "Kita mengundang manajemen supaya lebih clear," ujar Eddy.

Sebelumnya, otoritas bursa mensuspensi atas saham Bhakti Investama karena adanya ketidaklengkapan dalam keterbukaan informasi perseroan mengenai aksi korporasi. Bursa kemudian mencabut suspen, karena perseroan telah memberikan penjelasan sebanyak dua kali.

Kendati demikian, otoritas kembali mensuspen saham Bhakti pada 25 Februari kemarin. Suspensi atas saham dicabut untuk kali kedua pada Senin, 1 Maret 2010. Usai pencabutan harga saham
kembali meningkat.

Pada penutupan pasar Senin lalu, saham Bhakti Investama menguat Rp 40 ke level Rp 660. Volume transaksi tercatat 167,57 lot, senilai Rp 54,6 miliar dengan frekuensi 4316.

Atas hal ini, Eddy mengatakan suspen dikenakan sebagai cooling down usai penetapan kategori saham yang bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) oleh otoritas. "Kemaren setelah UMA, harga menguat terus. Jadi, ini hanya tahap cooling down saja," ujar dia.

Namun, dia mengingatkan, dengan adanya kenaikan harga tentunya tim pengawasan terus mengawasi pergerakan sahamnya. "Kalo pasar bergerak, biasanya ada apa-apanya," tutur Eddy. Otoritas mengatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji hal itu.

Adapun hal yang ingin dipertanyakan, kata Eddy, yaitu bagaimana dengan kesiapan aksi korporasi dan korelasi pergerakan harga yang progresif.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
master
08/03/2010
kalo saham nya naik ya bagus dong. hrs nya di dukung. Eddy Sugito harus belajar positif thinking
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ