Wika Kantongi Kontrak Baru, Saham Menjanjikan

"Diperkirakan pada tahun buku 2009, WIKA mencatat pendapatan Rp 8,1 triliun."

Jum'at, 5 Maret 2010, 10:52 WIB
Antique
Konstruksi (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Keberhasilan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih kontrak baru di tahun ini diprediksi bakal memberikan sentimen positif bagi pergerakan sahamnya di lantai bursa.

Menurut analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra, sampai Februari 2010, WIKA berhasil mendapatkan kontrak baru dari beberapa proyek senilai Rp 647 miliar. Di antaranya, proyek penggantian pipanisasi CB-1 Tasikmalaya - Ujung Berung senilai Rp 116 miliar sepanjang 75 km.

"Pemilik proyek adalah PT Pertamina (Persero)," kata dia melalui risetnya kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat, 5 Maret 2010.

Proyek lainnya, kata dia, adalah proyek yang berasal dari Jakarta International Container Terminal (JICT) senilai Rp 205 miliar. Selain itu, beberapa proyek yang juga berhasil didapatkan adalah pekerjaan sipil di Berau Kalimantan senilai Rp 51 miliar dan proyek pembangunan irigasi di Batang Anai Sumatera Barat senilai Rp 40 miliar.

"Kami menilai, perolehan kontrak baru tersebut sangat baik untuk menunjang peningkatan kinerja WIKA di tahun ini dan ke depan," tutur Maxi.

Bila dilihat lebih jauh, Maxi mengaku beberapa kontrak baru tersebut mengerjakan berbagai jenis proyek yang sangat berbeda, yaitu untuk pemasangan pipa, pembangunan irigasi, dan berkaitan dengan pelabuhan dan kontainer.

Hal tersebut, dia menambahkan, menunjukkan bahwa perseroan memiliki kemampuan yang beragam dalam mengerjakan berbagai jenis proyek konstruksi, didukung pengalamannya yang panjang. "Kami perkirakan pada tahun buku 2009, WIKA mencatat pendapatan Rp 8,1 triliun dengan laba bersih Rp 200 miliar," kata Maxi.

Kendati demikian, Maxi menuturkan, target harga saham Wijaya Karya diturunkan menjadi Rp 450 dari sebelumnya Rp 600, karena tingkat persaingan industri konstruksi nasional yang semakin ketat. "Tapi, rekomendasinya tetap buy untuk WIKA," ujarnya.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ