IHSG Rawan Tekanan, Saham Bank Layak Beli

Sahamnya seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Senin, 1 Maret 2010, 08:42 WIB
Antique
foto ilustrasi bank  

VIVAnews - Saham-saham industri perbankan direkomendasikan beli oleh analis di pekan ini. Antisipasi keluarnya laporan keuangan tahun buku 2009, yang bakal positif menjadi sentimen penguatan harga.

Menurut analis PT Optima Sekuritas Ikhsan Binarto, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta rawan tekanan jual akibat sentimen domestik, saham-saham perbankan akan diburu pelaku pasar.

"Sebab, dirilisnya laporan keuangan 2009 emiten diprediksi menjadi daya tarik positif," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Senin, 1 Maret 2010.

Selain itu, dia menambahkan, harga saham rata-rata saat ini, juga terbilang murah dan di bawah harga wajarnya (undervalue). Tentunya, bakal dimanfaatkan investor untuk mengambil posisi. "Pemodal selalu membeli proyeksi dengan dukungan fundamental positif," tutur Ikhsan.

Ikhsan mengakui, selain saham sektor perbankan, saham-saham konsumer diprediksi turut diburu pelaku pasar modal di saat IHSG rawan tekanan jual. Pasalnya, saham industri tersebut sudah terbukti mampu bertahan di saat kondisi tidak menentu.

Dia merekomendasikan, akumulasi beli saham-saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Sedangkan sektor konsumer, yaitu PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ