Rama Pratama Jadi Supervisor BI

Selain Rama juga ada Umar Juoro, Ahmad Syaroza, Ahmad Erani Yustika dan Marsuki.

Selasa, 23 Februari 2010, 11:44 WIB
Arfi Bambani Amri, Anggi Kusumadewi
Politisi PKS Rama Pratama dan Franky Welirang (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Rama Pratama, politisi Partai Keadilan Sejahtera yang gagal kembali ke Senayan pada Pemilu 2009, terpilih menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Rama terpilih bersama empat orang lainnya yakni Umar Djuoro, Prof. Ahmad Syaroza, Ahmad Erani Yustika dan Marsuki.

"Dalam rangka pengawasan BI dibentuk Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) yang anggotanya diusulkan oleh Presiden, terdiri atas lima orang anggota, yaitu satu orang ketua merangkap anggota, dan dapat dipilih kembali dalam satu masa jabatan," kata Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Emir Moeis, di hadapan sidang Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, di Gedung Nusantara II, Selasa, 23 Februari 2010.

Menurut Emir, terdapat beberapa calon anggota BSBI yang mengundurkan diri di antaranya Billy Judono, Gunarni Soeworo, JB Kristiadi, Pradjoto, dan Suhadi Broto. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan, apabila ada anggota terpilih yang mengundurkan diri karena suatu dan lain hal maka Komisi XI DPR akan mengadakan rapat kembali sesuai yang diusulkan oleh Fraksi-Fraksi di DPR.

Sebelumnya, Komisi XI menerima 17 nama yang mencalonkan diri menjadi anggota Badan Supervisi BI. Namun, lima orang mengundurkan diri dalam proses pencalonan tersebut.

Komisi XI akhirnya menetapkan lima orang yang lolos uji kepatutan dan kelayakan dan dapat diusulkan menjadi anggota Badan Supervisi BI. Para calon anggota Badan Supervisi BI tersebut nantinya akan menjabat selama tiga tahun.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ