Pengusaha Mi Keluhkan Formalin Dijual Bebas

Formalin sebagai salah satu barang berbahaya masih digunakan secara bebas.

Senin, 22 Februari 2010, 22:01 WIB
Arinto Tri Wibowo, Elly Setyo Rini
Franky Weilirang, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk (VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Pengusaha tepung dan mi mengeluhkan masih maraknya penjualan formalin secara sembarangan.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang, sekaligus Ketua Umum Asosiasi Produsen Terigu Indonesia (Aptindo) mengatakan, formalin sebagai salah satu barang berbahaya masih digunakan secara bebas. Beberapa kasus ditemukan, formalin sebagai bahan baku pembuat mi.

"Selama ini memang telah diatur dalam peraturan menteri perdagangan (Permendag). Tapi tetap saja dipakai di mana-mana," kata Franky di sela diskusi pertumbuhan industri makanan dan minuman di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin 22 Februari 2010.

Menurut dia, ada upaya untuk mengatur perdagangan formalin dengan peraturan presiden. "Tapi, ini masih menunggu rekomendasi dari kementerian perindustrian," ujar Franky.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi mengatakan, perdagangan formalin telah dibahas dan disepakati titik temu, bagaimana perdagangan formalin di pasaran.

"Sudah disepakati bagaimana formalin dijual dalam bentuk kemasan tertentu," ujar Benny.

Karena, menurut dia, formalin masih sering digunakan sebagai disinfektan dan dikemas kecil-kecil di apotik. "Untuk yang itu tidak bisa dilarang," ujarnya.

Untuk mengantisipasi peredaran formalin secara sembarangan, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kustantinah mengusulkan adanya sinergi antara instansinya dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Kesehatan.

"Sinergi ini untuk mengatasi penjualan formalin di toko-toko kimia," ujarnya.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ