VIVAnews - Setelah pelantikan direksi PT Pertamina (Persero), Kementerian Negara Badan usaha Milik Negara akan mulai mencari calon komisaris untuk mengisi dua kursi yang kosong.
"Kami sengaja memprioritaskan direksi terlebih dulu. Komisaris biarkan kosong dulu," kata Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar usai pelantikan direksi Pertamina, di Jakarta, Jumat 19 Februari 2010.
Menurut Mustafa, setelah perombakan direksi Pertamina selesai, Kementerian akan mencari dua komisaris kosong. Mereka bakal mengisi bekas kursi Gita Wirjawan dan Sutanto.
Gita mengundurkan diri karena menjadi Kepala BKPM, sedangkan Sutanto mengundurkan diri karena menjadi Kepala Badan Intelijen Negara.
Awalnya Komisaris Pertamina berjumlah tujuh orang, yaitu Umar Said, Maizar Rahman, Sumarsono, Humayun Boscha, Mochammad Abduh, Gita Wirjawan, dan Sutanto.
hadi.suprapto@vivanews.com