VIVAnews - Setelah menerbitkan PPP Book versi pertama dengan 86 proyek, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) siap meluncurkan PPP Book versi kedua dengan tambahan proyek baru di akhir Februari ini. Salah satu proyek megabesar yang diusung dalam buku itu adalah rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy S Priatna menuturkan, jumlah proyek baru yang akan masuk dalam PPP Book itu mencapai 80 proyek. Nilai investasinya berapa, Bappenas belum merinci total keseluruhan.
"Usulan 80 itu dari seluruh departemen juga pemerintah daerah," ujar Dedy di sela-sela acara seminar Infrastruktur Asia 2010 di Bappenas, Rabu 17 Februari 2010.
Namun, proyek-proyek yang masuk sebagian besarnya hanya proyek kecil-kecil semisal tentang air minum perpipaan. "Yang besar hanya JSS dengan nilai Rp 100 triliun," ujar Dedy.
Mengingat proyeknya banyak yang kecil, Dedy memprediksikan, kemungkinan nilai investasi keseluruhan tidak akan sebesar buku tahap pertama. Diperkirakan nilai investasi keseluruhan di bawah Rp 450 triliun.
"Kami juga masih menghitung, karena harus diperiksa kelengkapannya dulu. Ada kemungkinan, jumlah proyek berkurang bila informasinya tidak lengkap. Nanti ya, deadline-nya 28 Februari," ujar dia.
PPP Book tahap dua ini disusun untuk semakin mempercepat komitmen pemerintah dalam pembenahan infrastruktur.
Ditargetkan, porsi pembangunan infrastruktur ini angkanya bisa mencapai lima persen PDB per tahun. Dengan demikian, gap infrastruktur fisik yang dirasakan Indonesia bisa ditambal melalui program ini.
antique.putra@vivanews.com