VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa terganggu dengan rumor pencalonan dirinya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Meski tidak mengganggu kinerja, tapi ingatan Sri Mulyani terganggu.
Rasa terganggu itu diungkapkan dalam konferensi pers evaluasi pertumbuhan ekonomi 2009 dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2010 di Departemen Keuangan, Kamis 11 Februari 2010.
Ia mengungkapkan rasa terganggunya itu dalam bahasa Jawa, 'Oplak'. "Tolong saya dibantu, kepala saya oplak gara-gara rumor itu," ujar Sri Mulyani sambil menunduk, menggelengkan kepala sebentar.
Kata oplak sering digunakan seseorang untuk mengatakan kondisi kepala yang kosong. Tidak bisa berpikir. Maksud Sri Mulyani dengan kata oplak, apabila ada kesalahan ia menjawab saat konferensi pers, para Dirjen yang mendampinginya bisa ikut membantu.
Sri Mulyani pun tidak mau menanggapi soal rumor itu. "Ya namanya juga rumor," ujarnya singkat.
hadi.suprapto@vivanews.com