Bisnis
Aburizal Bakrie

"Meski Saham Minoritas, Nama Bakrie Bertahan"

Kepemilikan saham Keluarga Bakrie kini minoritas di sejumlah unit usaha.

Rabu, 10 Februari 2010, 17:49 WIB
Heri Susanto, Aries Setiawan
  (Vivanews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Aburizal Bakrie mengungkapkan bahwa Grup Bakrie telah berkembang pesat dalam tempo 68 tahun usia kelompok bisnis besar di Indonesia ini. Bahkan, grup bisnis ini kini menaungi puluhan ribu karyawan. 

"Pada waktu didirikan pada 1942, karyawannya cuma 2 orang," ujar Aburizal usai berziara di makam pendiri Grup Bakrie, Achmad Bakrie di Jakarta, Rabu, 10 Februari 2010. "Sudah 68 tahun, grup ini berdiri. Tak banyak usaha yang bisa bertahan hingga 68 tahun."

Sekarang, kata putra Achmad Bakrie, jumlah karyawan yang bernaung di bawah Bakrie & Brothers telah meningkat pesat. Kini, jumlah karyawannya telah mencapai 50 ribu orang. "Itu jumlah yang sangat besar."

Padahal, dia mengingatkan kepemilikan saham Keluarga Bakrie kini minoritas di sejumlah unit usaha. Bahkan, ada yang hanya 10 persen. "Namun demikian, nama Bakrie tetap dipertahankan," kata Ketua Umum Partai Golkar itu senang.

Grup bisnis yang menyerahkan pengelolaan manajemen kepada para profesional ini telah menaungi berbagai bidang usaha. Bisnisnya bergerak di berbagai bidang, mulai dari energi dan pertambangan, properti, infrastruktur, perkebunan, telekomunikasi, hingga media.

Sebagian besar dari unit bisnis utama kerajaan bisnis Bakrie juga sudah go public. Di masa yang akan datang, sejumlah unit bisnis lainnya juga akan masuk bursa saham. Salah satunya adalah Bakrie Toll Road, yang mengelola sejumlah ruas tol seperti ruas Kanci-Pejagan yang baru saja diresmikan akhir bulan lalu.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial