Bisnis

Menpera Janji Bangun Rumah Susun Mahasiswa

Suharso punya rencana berbagi biaya dengan Depdiknas yang memperoleh anggaran terbesar.

Selasa, 9 Februari 2010, 17:48 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Rumah susun (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)


VIVAnews - Anggaran Kementerian Perumahan Rakyat periode 2010-2014, telah naik 430 persen dibanding lima tahun lalu. Namun demikian Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa tetap mengeluh karena merasa anggaran itu kurang.

Suharso mengatakan idealnya  anggaran Kemenpera selama lima tahun mencapai Rp 30 triliun. Sayangnya karena keterbatasan dana, Pemerintah saat ini baru bisa memenuhi Kemenpera sebesar Rp 13,69 triliun atau naik 430 persen dibanding periode 2005-2009 senilai Rp 2,59 triliun.

"Untuk itu karena backlog masih besar, kami tengah mencari cara yaitu memasukkan bagaimana memenuhi target pemenuhan rumah itu melalui pembangunan rusunawa bagi mahasiswa," ujar Suharso melalui sambungan telepon, Selasa 9 Februari 2010.

Suharso punya rencana berbagi biaya dengan Depdiknas yang saat ini memiliki anggaran terbesar. Selain itu Kemenpera juga berniat melakukan reformasi dalam hal belanja.

Miniminya pendanaan, kata dia, membuat rencana pembangunan 650 rusunawa sampai 2012 berat untuk dilakukan. Padahal seperti diketahui, Indonesia telah mengalami backlog pemenuhan rumah bagi warga negara sampai  7,3 juta.

Anggaran Kemenpera yang hanya dialokasikan sebesar Rp 13,69 triliun diprediksi jauh di bawah kebutuhan yang seharusnya. Dengan dana itu, kemungkinan pemerintah hanya bisa membangun 380 rusunawa dari target 650 rusunawa yang seharusnya diwujudkan sampai 2012.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial