VIVAnews - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menunggu kepastian penunjukan pengerjaan proyek konstruksi di Timur Tengah pada Maret atau April 2010.
Sementara itu, kinerja keuangan perseroan pada 2009 diperkirakan naik hingga 20 persen dibanding 2008.
"Penunjukan kontraktor proyek Timur Tengah sekitar Maret-April," kata Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 9 Februari 2010.
Bintang menambahkan, perseroan membentuk usaha patungan (joint venture) dengan Grup Bin Laden. Pada perusahaan patungan itu, Wika memiliki 30-40 persen saham dan berniat membangun masjid.
Pada akhir 2009, perseroan diperkirakan mencatatkan kenaikan pendapatan 10-20 persen dibanding 2008 sebesar Rp 6,56 triliun. Sementara itu, laba bersih diperkirakan naik 20 persen dari 2008 senilai Rp 156 miliar.
"Kinerja keuangan kami pada 2009 meningkat dari rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2009," katanya.
Likuidasi Anak Usaha
Sementara itu, Wika juga akan melikuidasi anak usaha perseroan PT Wika-NGK Insulators. Upaya untuk melikuidasi anak perusahaan itu berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 5 Februari 2010.
"Tindakan likuidasi itu bukan merupakan transaksi material," kata Sekretaris Perusahaan Wika Natal Argawan Pardede dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan BEI, hari ini.
arinto.wibowo@vivanews.com