Bisnis

PP Investasi Tol dan Listrik Rp 4 Triliun

PP menggandeng Jasa Marga untuk pembangunan konstruksi dua ruas tol Aloha-Wonokromo.

Selasa, 9 Februari 2010, 12:33 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Jalan tol Cipularang saat baru dibuka (VIVAnews/Muhammad Firman)

VIVAnews - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) berniat menginvestasikan lebih dari Rp 4 triliun pada 2010 untuk ekspansi di bisnis jalan tol dan pembangkit listrik.

Selain dari kas, perseroan sedang mengincar pinjaman bank asing dan lokal sekitar Rp 2,8 triliun.

Direktur Utama Pembangunan Perumahan Musyanif mengatakan, perseroan sudah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk pembangunan konstruksi dua ruas tol Aloha-Wonokromo senilai Rp 1,8-2 triliun dan Wonokromo-Tanjung Perak. 

"(Namun) Wonokromo-Tanjung Perak belum dipastikan investasinya," kata Musyanif usai konferensi pers perseroan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa 9 Februari 2010.

Musyanif menambahkan, perseroan juga akan menangani konstruksi ruas tol Serpong-Cinere senilai Rp 1,8-2 triliun. Ruas tol itu sepanjang 12 kilometer (km).

"Kami juga akan mengembangkan aset perusahaan yang strategis di tengah kota," tuturnya.

Selain itu, Pembangunan Perumahan bekerja sama dengan anak usaha PT Krakatau Steel, PT Krakatau Daya Listrik, membangun pembangkit listrik berkapasitas 2 x 150 megawatt (MW) senilai Rp 3,3 triliun. Kerja sama itu dilakukan melalui pembentukan usaha patungan.

Perseroan berniat meningkatkan kepemilikan saham pada perusahaan patungan yang dibentuk dengan Krakatau Daya Listrik itu. Saat ini, Pembangunan Perumahan memiliki 49 persen saham pada perusahaan patungan tersebut.

Musyanif mengatakan, perseroan juga masih bernegosiasi mengenai tingkat bunga dengan bank asing. Kisaran bunga mencapai 6-8 persen. Sedangkan, bank lokal menawarkan bunga 12-18 persen.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
webtorial