PP Incar Kontrak Baru Rp 12,6 Triliun

PP juga akan mengikuti tender pembangunan hotel di Madinah senilai Rp 1,2-1,3 triliun.

Selasa, 9 Februari 2010, 11:53 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Konstruksi (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mengincar kontrak sepanjang 2010 sebesar Rp 16,2 triliun. Sebesar Rp 3,6 triliun merupakan kontrak bawaan (carry over) 2009 dan kontrak baru Rp 12,6 triliun.

Direktur Utama Pembangunan Perumahan Musyanif mengatakan, kontrak baru 2010 dipatok meningkat dua kali lipat dari 2009 yang hanya Rp 6,1 triliun.

"Marjin kami mencapai yang tertinggi dibanding badan usaha milik negara (BUMN) karya lain," kata Musyanif pada konferensi pers usai pencatatan perdana saham perseroan di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 9 Februari 2010.

Dia mengungkapkan, seluruh kontrak tersebut berasal dari proyek dalam negeri sebesar Rp 9,6 triliun dan sisanya mancanegara.

Pembangunan Perumahan akan mengikuti tender pembangunan hotel di Madinah senilai Rp 1,2-1,3 triliun.

Selain itu, empat proyek di Riyadh dan Jeddah Rp 800 miliar, di antaranya adalah pembangunan Universitas King South Abdul Azis dan kawasan ekonomi. "Proyek itu dengan Bin Laden Grup," ujar dia.

Musyanif menambahkan, tiap tahun perseroan mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan sebesar 20-30 persen.

Dia mengungkapkan, perseroan tidak hanya bergerak di bidang pembangunan, namun juga sebagai perusahaan investasi. Hal itu merupakan upaya perseroan untuk meningkatkan pendapatan Pembangunan Perumahan.

"Investasi kami akan fokus pada pembangunan pembangkit listrik dan jalan tol," ujarnya.

Pembangunan Perumahan melepas 4,84 miliar (21,46 persen) saham pada penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Perusahaan mematok harga perdana sebesar Rp 560 per unit dan meraup dana hingga Rp 581,8 miliar.

Pada saat IPO, porsi investor institusi 60 persen dan 40 persen ritel. Selain itu, saham Pembangunan Perumahan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) 1,7 kali.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ