Please install the Flash Plugin
VIVAnews - Alimin mendadak kaya. Dia tiba-tiba tabungannya di Bank Mandiri bertambah Rp 13 triliun. Duit ini gara-gara dia mendapat transferan yang seharusnya Rp 1,3 juta, malah menjadi Rp 13 triliun.
Alimin pun takut. Karena rekeningnya tak karuan banyak. Hampir dua kali lipat dari dana talangan Bank Century yang dipermasalahkan itu, Rp 6,7 triliun. Terang saja, petani Parepare, Sulawesi Selatan itu bingung.
Saat dikonfirmasi VIVAnews, Bank mengakui kalau memang terjadi salah input pada September 2008. Dari yang seharusnya 1.300.000 menjadi 13.000.000.000.000. "Terpencet dua kali," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Sukoriyanto Saputro, kepada VIVAnews, Minggu kemarin, 7 Februari 2010.
Masalah ini pun, kata dia, sudah diselesaikan sejak awal 2009. Petugas Bank Mandiri Cabang Parepare sudah mendatangi rumah Alimin pada Januari-Februari 2009. "Semua sudah beres, tidak ada yang dirugikan satu sama lain," katanya.
Setelah pemberitaan ini muncul, sejumlah pembaca VIVAnews turut berpartisipasi dengan menuliskan komentar. Sebagian menyatakan pengawasan sumber daya manusia (SDM) dalam perbankan harus diperbaiki. Ini supaya kejadian salah posting seperti ini tidak terulang lagi.
wong cilik
Wow ...kenapa ini bisa terjadi ... berarti waskat (pengawasan melekat, red) yang dimiliki oleh masing2 Karyawan masih sangat rendah. Ini tanggung jawab SDM Bank Mandiri. Bagaimana Publik bisa percaya terhadap perbankan kita, wong kerjanya saja masih ngawur.
Sukardi
Bank Mandiri bukanlah pemain baru di bidang perkankan. Rekrutment karyawan juga sangat selektif. Kalau ini merupakan kesalahan entry data dari karyawannya, adalah hal yang mustahil. Tapi mudah-mudahan tidak ada kaitannya dengan upaya-upaya yang merugikan keuangan negara. Insyaallah.
Hariady Hou
Klo bertambah pasti smua org yang mengalaminya pasti bahagia sekali, akan tetapi kalau bisa sampai minus pasti smua org jadi stress... Saya jg nasabah bank mandiri...!!! Saya jd takut membaca kisah ini, walaupun tabungan saya sangat kecil di bank mandiri tp itu tabungan saya selama bertahun-tahun, saya pun pernah mengalami hal yang sama dengan yang dialami oleh pak Alimin dan akhirnya saya menutup account bank tersebut. Dan teman saya menyarankan agar saya menabung di bank yang sudah diakui dan punya predikat baik yang artinya bank yang lebih besar. Menurut saya bank mandiri adalah salah satu bank yang diakui oleh masyarakat, akan tetapi dengan kejadian yang dialami oleh bapak Alimin di dalam pikiran saya cuma satu apakah system perbankan di Indonesia sebegitu bobroknya??? Oleh sebab itu jaminan perbankan di Indonesia yang membuat nasabah menjadi ketar-ketir??? Bagaimana Bank Mandiri???
Bahkan ada yang mengaku khawatir atas kejadian ini. Maghrobi misalnya, mengakui khawatir atas tabungan yang disimpannya. Ana jadi khawatir nih sebagai nasabah mandiri, ia kalau nambah rekeningnya jadi asyiiiiiiik, tapi kalau ludesssssssssss jadi berabe, tuk itu Mandiri harus melakukan tindakan preventif dan lebih hati-hati, biar nasabah kayak saya ini jadi amannn, terima kasih, thank you
Nah, ada yang lucu juga. Pembaca meminta agar petugas Mandiri mentransfer uang itu ke rekeningnya. Ini seperti komenter Jordan. Mas...mas...pejabat Mandiri..!!! Rekening ku dong d transferin!! Gak usah gd", cukup 500jt aj.... Tp, jg d tarik dulu oke!!
Serta masih banyak komentar lain yang tidak kami masukkan. Bila Anda ingin melihat seluruh komentar pembaca, silakan klik ini.
hadi.suprapto@vivanews.com