FTA ASEAN-China

Hatta: Belum Ada Lonjakan Impor China

Kalau sekarang produk China dapat ditemui dipasaran, hal tersebut terjadi sejak dulu.

Jum'at, 5 Februari 2010, 16:40 WIB
Antique, Agus Dwi Darmawan
  (ANTARA/Rosa Panggabean)

VIVAnews - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui, berdasarkan pantauan tim perekonomian RI sampai minggu ini belum memperlihatkan adanya lonjakan impor barang dari China. Sayangnya, pernyataan Hatta tidak diiringi data yang valid.

Hal tersebut dikatakan Hatta, menanggapi sebulan pelaksanaan FTA (perdagangan bebas Asean-China). "Apa yang dilihat, dengan adanya FTA, produk China tidak terjadi lonjakan," kata dia di Kantor Menko Perekonomian, Jumat, 5 Februari 2010.

Menurut Hatta, kalau sekarang produk China dapat ditemui dengan mudah dipasaran, hal tersebut terjadi sudah sejak dulu, bukan hanya karena ada FTA.

"Itu yang perlu kita tahu, saya mau katakan apa yang perlu kita perkuat. Nah, apa itu (adanya barang China), karena ada penyelundupan? Ada, karena praktek bisnis tidak sehat atau akibat faktor apa," ujar dia.

Dibawah tim pengawasan pelaksanaan FTA, Hatta mengatakan akan mengkaji gejala apa yang terjadi. "Jadi, ada tim antidumping yang mengawasi," ujar dia.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
a.wahyudi
07/02/2010
Memang sejak dulu ? Salah siapa itu ? Jangan nyalahkan Chinanya dong,salahkan pejabat-2 ujung tombak dipelabuhan-2 tuh ! Chinanya sendiri sih senang barangnya laku di Indonesia.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ