VIVAnews - Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri telah menerbitkan obligasi dolar Amerika Serikat (global bonds) senilai US$ 230 juta.
Obligasi tersebut diterbitkan melalui anak usaha Chandra Asri yang berlokasi di Singapura, Altus Capital Pte.
"Guarantor (penjamin) obligasi, Chandra Asri dan PT Styrindo Mono Indonesia," kata Investor Relations Barito Pacific Agustino Sudjono kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat 5 Februari 2010.
Agustino mengungkapkan, obligasi tersebut bertenor lima tahun hingga 10 Februari 2015. Kupon obligasi mencapai 12,875 persen per tahun.
Lembaga pemeringkat internasional Moody memberi peringkat BB pada obligasi dolar AS tersebut. Sedangkan Standard & Poor's memberi peringkat B+.
Perusahaan menunjuk DBS, Deutsche Bank, dan Standard Chartered Bank sebagai pengatur (arranger) penerbitan obligasi itu.
Sebelumnya, Agustino pernah mengatakan, sebagian dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk membayar utang jatuh tempo (refinancing) dan membangun butadiene cracker.
Dia mengungkapkan, prioritas investasi Chandra Asri tahun ini adalah pembangunan pabrik butadiene cracker. Pembangunan tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak 2009.
Namun, realisasi pembangunan terpaksa ditunda karena kenaikan harga bahan baku besi dan baja.
Dia menjelaskan, butadiene cracker menjadi fokus perseroan karena permintaan karet sintetis sangat besar. Apalagi, produk tersebut masih diimpor.
"Kami akan menjadi penghasil karet sintetis pertama di Indonesia," tuturnya.
arinto.wibowo@vivanews.com