Produsen Motor Bahas Pasar Bebas ASEAN-China

Pemain-pemain industri sepeda motor se-Asia akan mengadakan konferensi 1-7 Maret 2010.

Kamis, 4 Februari 2010, 13:06 WIB
Heri Susanto, Elly Setyo Rini
Buruh di pabrik perakitan sepeda motor di Karawang. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Asosiasi industri sepeda motor se-Asia akan melakukan konferensi untuk membicarakan pengaruh FTA Asean-China di sektor otomotif. Di bawah naungan Federation of Asia Motorcycle Industry (FAMI) yang diketuai oleh Malaysia, pemain-pemain industri sepeda motor se-Asia akan mengadakan konferensi pada 1-7 Maret 2010 di Semarang, Jawa Tengah.

"Pengaruh FTA Asean-China akan dibicarakan dalam konferensi ini, termasuk mengevaluasi implementasi IJEPA (Indonesian-Japan Economic Partnership)," kata Gunadi di sela-sela Rapat Kerja Internal Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis, 4 Februari 2010.

Konferensi tahunan yang ketujuh ini diadakan di Semarang karena sebelumnya pernah diadakan di Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Bandung.

Sebanyak 13 negara, yakni 10 negara Asean, plus Jepang Taiwan, dan China, akan mengikuti konferensi ini.

Secara umum, konferensi akan membahas harmonisasi peraturan seluruh industri sepeda motor, seperti masalah lingkungan, isu polusi, dan keselamatan di jalan raya.

"Jadi nanti akan dibentuk standar bersama untuk dipatuhi negara-negara peserta konferensi," ujarnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ