Bisnis
Rekomendasi BNI Securities

Outlook Positif, Saham Truba Incar Rp 170

Truba akan berinvestasi US$ 400 juta untuk membangun empat unit PLTU.

Kamis, 4 Februari 2010, 11:11 WIB
Arinto Tri Wibowo
Petugas PLN tengah memperbaiki jaringan listrik di Gardu Induk Gandul, Jakarta. (PLN Jawa-Bali)

VIVAnews - PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB) diperkirakan mencatat pendapatan Rp 3,67 triliun dengan laba bersih Rp 327 miliar pada 2009. Dalam jangka panjang, fundamental Truba masih cukup menjanjikan.

"Target harga saham Truba Rp 170 dengan menggunakan metode arus kas terdiskon (discounted cash flow/DCF)," kata analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra dalam risetnya tentang perseroan yang diterima VIVAnews di Jakarta, Kamis 4 Februari 2010.

Menurut Maxi, Truba akan berinvestasi US$ 400 juta untuk membangun empat unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Keempat proyek tersebut adalah PLTU Pontianak berkapasitas 60 megawatt (MW), PLTU Bangka 25 MW, PLTU Lampung 60 MW, dan PLTU Kuala Tanjung berkapasitas 270 MW.

Sekitar 70 persen pendanaan proyek tersebut akan berasal dari pinjaman perbankan dan sisanya ekuitas perseroan.

"Truba akan terus mengikuti sejumlah tender konstruksi EPC (engineering, procurement, and construction) yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta," kata Maxi dalam risetnya itu.

Untuk 2010, perseroan menargetkan perolehan kontrak senilai US$ 700 juta, yang berasal dari bisnis pembangunan fasilitas minyak dan gas sebesar US$ 300 juta serta sisanya dari pembangkit listrik dan industrial plant.

"Kami memiliki outlook yang cukup positif terhadap kinerja Truba dalam beberapa tahun ke depan," ujar dia.

Proyeksi positif itu didorong oleh masih rendahnya tingkat penetrasi listrik di Indonesia. Hal itu mengakibatkan kebutuhan untuk pengadaan tambahan pembangkit listrik masih sangat tinggi.

Namun, Maxi melanjutkan, perseroan masih mengalami kendala tingginya biaya, sehingga menghambat pertumbuhan laba operasionalnya.

Eksposur Truba terhadap fluktuasi kurs tinggi. Hal itu terkait dengan pinjaman dari pemegang saham.

"Kami merekomendasikan hold untuk saham Truba," ujarnya.

Hingga pukul 11.05 WIB, harga saham Truba menguat Rp 6 (4,87 persen) ke posisi Rp 129. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp 130 dan terendah Rp 123.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial