VIVAnews - Meski masih berpeluang menguat terbatas, namun pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal transaksi Kamis 4 Februari 2010, justru dibuka melemah tipis 1,28 poin (0,04 persen) menjadi 2.602,26.
Sentimen penurunan IHSG juga dipengaruhi pelemahan indeks pada mayoritas bursa utama Asia.
Tim riset PT Reliance Securities Tbk dalam ulasannya di Jakarta, hari ini, mengatakan, IHSG masih berpeluang menguji titik resistance.
"Jika tidak menyentuh titik resistance, IHSG belum dapat bergerak dalam tren bullish jangka pendek," kata tim riset itu.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi menguat walau terbatas.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.604,82 dan terendah 2.597,45 hingga 10 menit pertama transaksi hari ini.
Sementara itu, di bursa Asia, indeks Hang Seng ke level 20.543,13 atau melemah 178,95 poin (0,86 persen), Nikkei 225 turun 60,07 poin (0,58 persen) menjadi 10.344,26, dan Straits Times ke posisi 2.750,60 atau terkoreksi 14,24 (0,52 persen).
arinto.wibowo@vivanews.com
• VIVAnews