Bisnis

Gandeng Grup Sritex, ToniJack's Rambah Solo

ToniJack's sebelumnya telah menutup salah satu gerainya di Arion, Rawamangun.

Rabu, 3 Februari 2010, 10:07 WIB
Umi Kalsum
  (doc. Demedia)

VIVAnews - Setelah Jakarta, Bandung dan Surabaya, restoran keluarga ToniJack's melirik Kota Solo sebagai wilayah pengembangan bisnisnya. Di Solo, restoran milik Bambang Rachmadi ini menggandeng Grup Sri Rejeki Isman (Sritex).

Perjanjian kerjasama ditandatangani ToniJack's Development Services (TDS) Silvianty dan Direktur Utama PT Duta Mitra Propertindo Rabu 3 Februari 2010 di lokasi pabrik Sritex Sukoharjo.

Nantinya ToniJack's akan membuka gerai di Solo Centre Point dan resmi beroperasi pada Mei 2010.

"Alhamdulilah, di usia Tonijack’s yang masih ‘seumur jagung’, kami sudah dapat kepercayaan dari Sritex untuk saling bekerjasama," kata Presiden Direktur ToniJack’s Didit Permana dalam siaran persnya yang diterima VIVAnews.

Selain Sritex yang bisnis intinya tekstil, ToniJack's juga mendapat dukungan dari Coca-Cola Indonesia . Meski memiliki core business yang berbeda, kedua perusahaan diharapkan akan mampu bersinergi untuk mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak, mengingat kedua perusahaan sudah sama-sama memiliki pengalaman yang cukup luas di bidangnya masing-masing.

“Justru karena ada perbedaan inilah yang menjadi kekuatan dari kerjasama ini, karena kami selalu ingin terus menerus berinovasi dalam bisnis,” kata Preskom Sritex HM Lukminto.

Didit menekankan, dibukanya gerai di Solo bukan sekadar 'dibuka'. Pihak perusahaan sudah membuat proyeksi lima tahun ke depan sesuai prosedur baku.

"Karena kami tidak menganut kebijakan yang penting buka dulu seandainya rugi ya tutup lagi, namun bukan berarti kami gengsi untuk menutup gerai yang dalam kalkulasi bisnis sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan, seperti baru-baru ini saat kami merelokasi gerai kami dari Arion ke Kelapa Gading," kata dia.

Diakui Didit, awalnya memang ada kerusakan pada equipment utama, namun setelah dilakukan perhitungan-perhitungan kembali, manajemen menyimpulkan jauh lebih efisien untuk menggabungkan gerai Arion ke Kelapa Gading.

"Dengan demikian kami berharap setiap keputusan manajemen yang diambil dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan dan juga bagi partner-parner bisnis kami tentunya,” urai Didit.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial