VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali bercokol di level psikologis 2.600, setelah mengalami pembalikan arah menguat (rebound) di awal perdagangan.
Menurut PT Mega Capital Indonesia melalui riset yang diterima VIVAnews hari ini, membaiknya sentimen dari indeks bursa global dan regional, serta menguatnya sebagian besar harga komoditas diperkirakan menjadi faktor pendorong menguat kembalinya bursa domestik.
Sekuritas tersebut memproyeksikan, IHSG akan bergerak pada batas bawah (support) 2.570 dan batas atas (resistance) 2.610, dengan target harian (intraday) di kisaran level 2.550-2.630.
IHSG terangkat 18,96 poin (0,73 persen) ke level 2.606,51 pada awal transaksi Selasa, 2 Februari 2010. Pada pra pembukaan (pre-opening) tadi, indeks stagnan di posisi 2.587,55.
Bursa Asia, saat IHSG dibuka juga bergerak positif. Indeks Hang Seng terangkat 207,58 poin (1,03 persen) di posisi 20.451,33, Nikkei 225 menguat 191,46 atau 1,88 persen menjadi 10.396,66, dan Straits Times naik 24,01 atau 0,88 persen ke level 2.760,18.
Bursa Wall Street pada perdagangan Senin sore waktu New York, atau Selasa dini hari WIB pun kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 118,20 poin (1,17 persen) menjadi 10.185,53, indeks harga saham indikator Standard & Poor's 500 naik 15,32 poin atau 1,43 persen ke level 1.089,19, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 23,85 poin (1,11 persen) di posisi 2.171,20.
Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada perdagangan awal pekan ini ditutup terangkat di posisi Rp 2.550, pagi ini dibuka menguat Rp 50 (1,96 persen) ke level Rp 2.600.
antique.putra@vivanews.com