VIVAnews - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan belum ada keputusan alokasi anggaran dalam rapat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).
Rapat yang dipimpin Wakil Presiden Boediono itu hanya mendengarkan pemaparan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang APBN-P.
"(Rapat) belum mengambil keputusan. Hanya mendengarkan pemaparan Menkeu," kata Hatta usai rapat pembahasan, di Istana Wapres, Jakarta, Senin, 1 Februari 2010.
Wapres Boediono, menurut Hatta, memberikan arahan agar program-program yang menjadi prioritas dan mendesak untuk didahulukan dalam APBN-P. "Contohnya infrastruktur, menambah lapangan kerja, menurunkan kemiskinan. Sedangkan untuk anggaran seperti pembangunan gedung dan sebagainya, agar ditinjau jangan dilaksanakan dulu," tutur Hatta.
Hatta juga menjelaskan ada sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) 2009 sebesar Rp 38 triliun. "Otomatis berdasarkan Undang Undang untuk pendidikan," ucap Hatta.
Selain itu, Hatta menjelaskan Kementerian Lembaga juga dapat mengajukan penambahan anggaran dari Silpa. "Kalau ada ajuan terhadap Silpa harus yang betul betul mendesak, kalau tidak perlu ya tidak perlu," ujar Hatta.
hadi.suprapto@vivanews.com