VIVAnews - Harga saham PT Pembangunan Perumahan (Persero) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 1,7 kali. Perseroan telah menyelesaikan roadshow ke Singapura dan Hong Kong.
"Dari alokasi 20 persen saham yang dilepas untuk investor asing, mayoritas diambil investor asal Singapura," kata Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, Senin 1 Februari 2010.
Mandiri Sekuritas merupakan penjamin pelaksana emisi (underwriter) saham Pembangunan Perumahan.
Namun, Iman belum menjelaskan detail komposisi antara investor Singapura dan Hong Kong tersebut. Saham Pembangunan Perumahan mulai memasuki masa penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) hari ini.
Pembangunan Perumahan berencana mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2010. BUMN konstruksi itu akan melepas 21,4 persen saham ke publik. Harga perdana saham mengerucut ke kisaran Rp 560 per unit.
Paska IPO, kepemilikan pemerintah tetap 51 persen, karyawan 27,6 persen dan sisanya publik. Dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha sebesar 60 persen dan 40 persen guna menambah modal kerja.
arinto.wibowo@vivanews.com