VIVAnews - Harga perdana saham PT Pembangunan Perumahan (PP) diperkirakan mengerucut ke kisaran level Rp 560 per unit. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait penetapan harga perdana saham BUMN konstruksi tersebut.
"Belum diputuskan," kata Direktur Investment Banking PT Danareksa Sekuritas Marciano Herman ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, Senin 25 Januari 2010.
Namun, ketika disinggung apakah harga perdana saham PP itu di kisaran Rp 560, Marciano tidak membantahnya. "Iya, tapi belum diputuskan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui penetapan harga perdana saham PP tersebut.
"Saya belum tahu, belum diputuskan. Saya masih di luar kota," tuturnya.
Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan harga saham perdana PP di kisaran Rp 530-900 per unit. Kisaran harga saham itu dari hasil kajian dengan konsultan.
PP diharapkan mampu meraup dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sekitar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun.
Sebelumnya, Direktur Keuangan Pembangunan Perumahan Tumiyana mengatakan, masa pembentukan harga (bookbuilding) akan dimulai pada Selasa 12 Januari 2010. Sedangkan pernyataan efektif diharapkan pada 28 Januari 2010.
Pembangunan Perumahan berencana mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2010.
arinto.wibowo@vivanews.com
• VIVAnews