VIVAnews - Pelaku pasar asal Korea meminati investasi pada saham berbasis sumber daya alam di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Otoritas bursa Indonesia dan Korea juga berminat menjalin kerja sama pada bidang teknologi informasi dan perdagangan saham.
Hal itu disampaikan Direktur Teknologi Informasi BEI Adikin Basirun di gedung bursa efek, Jakarta, Jumat 15 Januari 2010.
"Investor Korea tertarik membeli saham sumber daya alam karena di sana sangat minim (saham SDA)," kata Adikin.
Adikin menambahkan, BEI berencana mengunjungi Bursa Efek Korea untuk mempelajari industri pasar modal di Negeri Ginseng itu. Selain itu, otoritas bursa tertarik pada teknologi Korea yang maju, terutama mengenai perangkat lunak (software).
Rencana melawat ke Korea tersebut, dia mengungkapkan, merupakan kunjungan balasan. Perwakilan parlemen serta Kementerian Perdagangan Korea telah berkunjung ke BEI kemarin, Kamis 14 Januari 2010.
Pada kunjungan tersebut, dia melanjutkan, perwakilan Korea menilai bahwa Indonesia memiliki pasar yang sangat besar. "Pemerintah Korea sangat berminat berinvestasi di Tanah Air," tuturnya.
arinto.wibowo@vivanews.com