3 Perusahaan Anggota HIPMI Siap Masuk Bursa

Selain anak usaha Bosowa Grup, calon emiten pertambangan berminat melakukan IPO.

Rabu, 13 Januari 2010, 11:32 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Erwin Aksa (VIVAnews/Anda Nurlaila)

VIVAnews - Tiga perusahaan yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) siap untuk masuk pasar modal melalui jalur penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada 2010.

Selain anak usaha Bosowa Grup, calon emiten pertambangan berminat pada aksi korporasi tersebut.

Ketua HIPMI Erwin Aksa mengatakan, pihaknya mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masuk ke pasar modal.

"Sekitar dua hingga tiga perusahaan mengindikasikan IPO tahun ini," kata dia usai penandatanganan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan HIPMI di gedung bursa efek, Jakarta, Rabu 13 Januari 2010.

Erwin menjelaskan, saat ini 40 ribu pengusaha bergabung dalam organisasi HIPMI. UMKM melirik pasar modal untuk mencari pendanaan yang lebih murah dibanding perbankan. "Paling tidak, tahun ini kami menargetkan 10 ribu pengusaha HIPMI menjadi investor pasar modal," tuturnya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, dana UMKM yang masuk ke pasar modal bisa meningkatkan pertumbuhan sektor riil. Peningkatan tersebut berpotensi menggerakan perekonomian dalam negeri, terutama untuk meningkatkan sektor infrastruktur dan jalan tol.

Sementara itu, Direktur Utama BEI Ito Warsito berharap, kesepakatan tersebut bisa meningkatkan jumlah investor domestik hingga 300 ribu, atau menjadi 2,3 juta pada tiga tahun mendatang.

Hari ini, pengurus HIPMI membuka perdagangan saham di BEI. Namun, saat dibuka, indeks harga saham gabungan (IHSG) justru terkoreksi. Pada awal transaksi hari ini, IHSG melemah 14,33 poin (0,53 persen) ke level 2.645,21.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ