VIVAnews - Meski harga minyak mentah sudah merangkak ke level US$ 80 per barel, pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan BBM tahun ini. Pemerintah akan berupaya menjaga stabilisasi harga untuk melindungi daya beli masyarakat dengan menaikkan anggaran subsidi dalam APBN 2010.
Perubahan anggaran subsidi tersebut sudah dibahas. "Tadi telah dibahas mengenai subsidi energi yaitu BBM karena tidak akan ada kenaikan BBM," kata Menkeu Sri Mulyani di Kantor Presiden, Selasa 12 Januari 2010.
Tidak akanya kenaikan harga BBM ini, menurut Menkeu, akan menyebabkan kenaikan subsidi untuk BBM, LPG dan bahan bakar nabati dari yang sekarang ini Rp 68,7 triliun akan bertambah Rp 28, 1 triliun. "Itu harus ditampung karena ada perubahan harga minyak internasional," kata dia.
Untuk subsidi listrik dikarenakan adanya beberapa perubahan dari bahan bakar inputnya, maka PSO untuk listrik juga akan mengalami kenaikan sebesar Rp 15,4 triliun dari Rp 37,8 triliun akan meningkat menjadi Rp 53,2 triliun.
Kenaikan subsidi BBM dan listrik ini menambah anggaran sebesar Rp 43,5 triliun. Namun, pemerintah akan mendapatkan tambahan penerimaan dari kenaikan harga minyak sebesar Rp 39 triliun.
Untuk stabilisasi harga pangan, kata Menkeu, pemerintah akan menaikkan raskin dari 13 kg menjadi 15 kg dengan harga yang tidak berubah. Pemerintah juga akan mengubah subsidi pupuk yang keduanya akan memberikan tambahan sebesar Rp 8,2 triliun.
Subsidi pangan sendiri mendapat tambahan sebesar Rp 3,4 triliun yaitu untuk raskin, stabilisasi minyak goreng dan gula. Sedangkan subsidi pupuk akan ditambah sebanyak Rp 4,4 triliun .
Jadi total untuk subsidi non-energi yaitu subsidi untuk pangan maupun pupuk akan meningkat dari Rp 51,3 triliun menjadi Rp 59,5 triliun. "Itu adalah prioritas utama dari pemerintah untuk menstabilkan harga-harga dalam kondisi harga-harga komoditas di tingkat internasional meningkat dan tekanan terhadap masyarkat masih dirasakan cukup tinggi," katanya.
Prioritas kedua dari sisi belanja pemerintah adalah untuk mengatasi persoalan listrik dan untuk ini akan dilakukan beberapa tambahan selain tambahan subsidi listrik, juga pinjaman kepada PLN untuk pembelian trafo yang rusak yang jumlahnya cukup signifikan.
Belanja lain yang juga dimasukkan sebagai prioritas adalah anggaran tambahan untuk Departemen Hukum dan HAM guna membangun rumah tahanan karebna kapasitas lapas kini sudah sangat tidak memadai. Prioritas lainnya adalah untuk pengiriman atlet di Sea Games, kemudian program penyusunan sistem administrasi kependudukan, dan tunjangan prajurit TNI dan PNS yang ada di pulau kecil, terluar dan wilayah perbatasan .
Dari sisi infrastruktur pemerintah akan menambahkan anggaran di dalam neraca untuk pembelian tanah dari BLU di Departemen PU untuk mempercepat penyelsaian pembangunan jalan tol sekitar 21 ruas dan juga program revitalisasi pabrik gula yang merupakan program prioritas departemen industri.
"Ini adalah beberapa prioritas belanja pemerintah yang ditujukan agar APBN 2010 dapat menjawab tantangan dinamika yang terjadi dalam perekonomian kita," katanya.