VIVAnews - Pemerintah menarik dana sebesar Rp 7,5 triliun dari hasil lelang empat seri surat utang negara yang dilakukan Selasa, 12 Januari 2010.
Dana yang diserap ini mencapai 50 persen dari penawaran yang masuk sebesar Rp 14,875 triliun.
Lelang yang dilakukan lewat sistem lelang Bank Indonesia kali ini meliputi Surat Utang Negara Seri SPN20110113, seri FR0027 (reopening), seri FR0028 (reopening), dan FR0052 (reopening).
Jumlah penawar yang masuk untuk SPN20110113 sebesar Rp 3,8 triliun dengan yield terendah yang masuk adalah 6,75 persen dengan yield tertinggi 7,03 persen. Tetapi sesuai UU Nomor 24/2002, Menkeu Sri Mulyani menetapkan hasil lelang yield rata-rata tertimbang SPN20110113 adalah 6,8 persen. Jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,1 triliun. Jumlah ini berupa nominal kompetitif yang dimenangkan sebesar Rp 600 miliar dan untuk nominal yang non kompetitif sebesar Rp 500 miliar. Surat utang ini akan jatuh tempo pada 13 Januari 2011 dengan tanggal penerbitan 14 Januari 2010.
Untuk SUN FR0027 jumlah penawar yang masuk sebesar Rp 3,78 triliun dengan yield terendah menawar 8,09 persen dan yield tertinggi 9,03 persen. Namun diputuskan yield tertimbangnya 8,19 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,45 miliar dan tingkat kupom 9,5 persen. Jumlah ini berupa nominal kompetitif yang dimenangkan sebesar Rp 1,45 triliun dan tidak ada yang dimenangkan untuk jumlah nominal yang non kompetitif. SUN ini akan jatuh tempo pada 15 Juni 2015 dengan tanggal penerbitan 14 Januari 2010.
Untuk SUN FR0028 jumlah penawar yang masuk sebesar Rp 4,22 triliun dengan yield terendah menawar 8,53 persen dengan yield tertinggi 9,53 persen. Namun yield rata-rata tertimbang yang ditetapkan 8,68 persen dan tingkat kupon 10 persen dan jumlah nominal yang dimennagkan sebesar Rp 2,7 triliun. Jumlah ini berupa nominal kompetitif yang dimenangkan sebesar Rp 2,7 triliun dan tidak ada yang dimenangkan untuk jumlah nominal yang non kompetitif. SUN ini akan jatuh tempo pada 15 Juli 2017 dengan tanggal penerbitan 14 Januari 2010.
Untuk SUN FR0052 jumlah penawar yang masuk sebesar Rp 3,0677 triliun dengan yield terendah menawar 10,43 persen dengan yield tertinggi 10,97 persen. Namun yield rata-rata tertimbang yang ditetapkan 10,55 persen dan tingkat kupon 10,5 persen dan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp 2,25 triliun. Jumlah ini berupa nominal kompetitif yang dimenangkan sebesar Rp 2,205 triliun dan sebesar Rp 45 miliar untuk jumlah nominal yang non kompetitif. SUN ini akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2030 dengan tanggal penerbitan 14 Januari 2010.