2010, Chandra Asri Terbitkan Obligasi Global

Sebagian dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membayar utang jatuh tempo.

Selasa, 5 Januari 2010, 15:19 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Pabrik Barito Pacific (barito pacific)

VIVAnews - Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRTP), PT Chandra Asri, optimistis dapat menerbitkan obligasi global pada 2010. Sebagian dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membayar utang jatuh tempo (refinancing) dan membangun butadiene cracker.
 
Investor Relations Barito Pacific Agustino Sudjono mengatakan, pihaknya akan memutuskan rencana tersebut pada kuartal I-2010. Dana hasil penerbitan obligasi bisa meningkat dari rencana semula US$ 250 juta.

"Nilainya masih berubah-ubah," kata dia di Jakarta, Selasa 5 Januari 2010.
 
Saat ini, Agustino menambahkan, perseroan sedang mempertimbangkan kondisi pasar. "Dulu, kami dibantu oleh Deutsche dan DBS dalam mengkaji pasar," ujar dia.
 
Agustino mengungkapkan, prioritas investasi Chandra Asri tahun ini adalah pembangunan pabrik butadiene cracker. Pembangunan tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak 2009. Namun, realisasi pembangunan terpaksa ditunda karena kenaikan harga bahan baku besi dan baja.
 
Dia menjelaskan, butadiene cracker menjadi fokus perseroan karena permintaan karet sintetis sangat besar. Apalagi, produk tersebut masih diimpor. "Kami akan menjadi penghasil karet sintetis pertama di Indonesia," tuturnya.
 
Dia menambahkan, karet tersebut banyak dipakai pada industri ban.
 
Menurut Agustino, saat ini, perseroan tengah mengkaji kembali dana yang dibutuhkan untuk butadiene cracker itu. Meski demikian, Barito memperkirakan investasinya akan lebih rendah dibanding 2009, yakni US$ 50-60 juta.
 
"Selain itu, kami berpikir lebih baik jika membentuk perusahaan patungan (joint venture)," ujarnya.
 
Dia mengakui, Barito menjajaki kemungkinan pembentukan perusahaan patungan karena bisa mengurangi beban perseroan. Pembangunan butadiene cracker diperkirakan membutuhkan waktu 2,5-3 tahun.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ