Bisnis

Malaysia Minati Saham Catur Sentosa

Perseroan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sebesar 15 persen pada tahun ini.

Selasa, 5 Januari 2010, 10:52 WIB
Antique
  (www.luxuryinsider.com)

VIVAnews - PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) kabarnya sedang bernegoisasi dengan perusahaan ritel asal negeri Jiran guna pelepasan sebagian besar saham perseroan.

"Masuknya ritel Malaysia itu melalui private placement," kata sumber VIVAnews di Jakarta, Senin malam, 4 Januari 2010.

Direktur Catur Sentosa Tjia Tjhin Hwa ketika dimintai konfirmasinya mengakui, tidak tertutup kemungkinan masuknya investor atau institusi ke dalam kepemilikan saham perseroan. Sebab, selama perseroan menjadi perusahaan terbuka, siapa pun bisa masuk.

"Sudah beberapa kali yang melakukan penjajakan kepada kami," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 5 Januari 2010.

Dia menambahkan, aksi korporasi perseroan seperti dipinang atau meminang suatu perusahaan bukan hal yang perlu ditutupi, karena CSAP adalah perusahaan terbuka. "Tapi, tentunya akan kita umumkan bila sudah pasti," ujar Triana Soenaryo, nama lain dari Tjia Tjihn.

Per 30 November 2009, PT Buanatata Adisentosa memiliki saham berkode CSAP sebesar 28,51 persen dan PT Ekasentosa Jayasukses sebanyak 15,76. Sedangkan sisanya dimiliki publik.

Pada perdagangan sesi I Selasa, pukul 10.50 WIB, CSAP bergerak menguat Rp 1 (1,00 persen) di level Rp 101.

Sementara itu, Catur Sentosa Adiprana memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sebesar 15 persen pada tahun ini.

Menurut Triana dalam siaran persnya belum lama ini, dengan adanya prediksi pertumbuhan Indonesia di kisaran 3,3 persen, serta semakin menguatnya daya beli masyarakat yang tercermin dari rendahnya inflansi dan stabilnya BI rate,  perseroan optimistis akan meraih pertumbuhan sebesar 15 persen di tahun 2010.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial