VIVAnews - Esia memang baru saja meluncurkan Hape Online pertamanya hari ini. Tetapi, sesungguhnya ponsel Qwerty CDMA tersebut telah lebih dulu diperkenalkan dalam ajang Internasional CDMA Summit 2009 yang berlangsung di Hong Kong pada 7-9 Desember silam.
“Ada dua langkah besar Bakrie Telecom (BTel) memperkenalkan seri ponsel terbaru di CDMA Summit 2009,” kata Erik Meijer, Wakil Direktur Utama BTel, di sela perkenalan Hape Esia Online di Jakarta, 16 Desember 2009.
Pertama, menurutnya, langkah ini adalah prestasi BTel untuk menciptakan produk sebagai inovasi tak hanya di Indonesia, tetapi skala dunia.
“Kami sengaja memperkenalkan Hape Esia Online di pasar Internasional lebih dulu karena banyak operator CDMA di dunia yang tertarik dengan inovasi ini,” kata Erik. “Itulah alasan kami memperkenalkannya di sela ajang tahunan CDMA Summit yang dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai belahan dunia,” ucapnya.
Langkah lainnya, lanjut Erik, hape ini juga sebagai bukti bahwa inovasi BTel mampu menyeimbangi ‘demam’ pertemanan dan jejaring sosial yang melanda kawula muda hingga dewasa.
Erik mengaku, sambutan dunia internasional juga dilandasi oleh performa yang ditunjukkan oleh Bakrie Telecom. Dunia memahami bahwa pasar Indonesia sangatlah kompetitif.
“Sejumlah operator luar (negeri) telah menanyakan seputar hape ini pada kami sebagai inovatornya karena ingin meniru dan meluncurkan yang serupa di negaranya,” kata Erik.
“Hape ini memiliki prospek yang menjanjikan, apalagi aplikasinya resmi dan bukan sekadar shortcut. Ini lah yang memincut mereka,” ucap Erik.