VIVAnews - PT Danareksa Investment Management (DIM) akan meluncurkan dua reksa dana terproteksi dalam denominasi rupiah yang bernama Danareksa Proteksi Melati Optima XII (DPMO XII) dan Danareksa Proteksi Melati Optima XIII (DPMO XIII).
Kedua reksa dana itu direncanakan terbit pada 22 dan 23 Desember 2009.
Danareksa tercatat beberapa kali sukses meluncurkan produk reksa dana terproteksi dalam denominasi rupiah maupun dolar Amerika Serikat sejak 2005.
Dalam siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Rabu 16 Desember 2009 disebutkan, reksa dana DPMO XII berjangka waktu kurang lebih satu tahun dengan indikasi imbal hasil investasi 7,75-8 persen (net).
Sementara itu, reksa dana DPMO XIII berjangka waktu kurang lebih dua tahun dengan indikasi imbal hasil investasi 9-9,25 persen (net). "Kedua reksa dana ini akan membagikan imbal hasil setiap tiga bulan sekali," kata Direktur Utama Danareksa Investment Management John D Item dalam siaran pers itu.
Reksa dana DPMO XII ditawarkan melalui dua agen penjual, yaitu PT Bank Mandiri Tbk dan Bank Commonwealth. Sedangkan DPMO XIII ditawarkan melalui Bank Mandiri dan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII).
Selain itu, reksa dana ini dijual langsung melalui tim pemasaran institusi dan ritel Danareksa. Jumlah penawaran kedua reksa dana tersebut mencapai Rp 400 miliar.
Saat ini, reksa dana terproteksi masih menjadi salah satu incaran investor konservatif untuk berinvestasi. Hal itu didukung dengan adanya kebijakan 14 bank besar untuk membatasi tingkat suku bunga deposito hingga maksimum tujuh persen.
Kondisi itu memicu investor mencari peluang investasi yang menarik, namun tetap terukur di luar deposito yang ada saat ini.
"Produk ini memang dirancang bagi investor yang menginginkan imbal hasil yang terukur di saat kebijakan suku bunga yang rendah seperti saat ini," ujar dia.
Salah satu caranya adalah melalui penerbitan reksa dana terproteksi yang akan diluncurkan pada 22 dan 23 Desember 2009.
"Tujuan kami adalah untuk memberikan alternatif investasi bagi investor sesuai dengan tujuan investasi mereka," tuturnya.
Ke depan, Danareksa Investment akan selalu berusaha untuk mengeluarkan produk yang menyesuaikan dengan kondisi pasar selain juga dari animo masyarakat.
arinto.wibowo@vivanews.com