VIVAnews - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengaku perseroan memiliki potensi menaikan anggaran belanja modal (Capex) tahun 2010. Peluang kenaikan, terutama pada pos anggaran dana cadangan.
"Memang ada potensi untuk menaikkan Capex, tapi kami harus melihat perkembangan tahun depan. Ada peluang dan kita lihat, apakah cukup dengan US$40 juta atau bagaimana," ujar Direktur Utama Aneka Tambang Alwin Syah Loebis usai BUMN Executive Breakfast Meeting di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2009.
Alwin mengakui, hingga saat ini, pihaknya masih berpatokan pada anggaran Capex tahun 2009 sebesar Rp 1,8 triliun. Dana tersebut dianggarkan untuk kegiatan rutin senilai US$70 juta, akuisisi perusahaan tambang emas Cibaliung US$40 juta, dan akuisisi US$30 juta, serta dana
pencadangan US$40 juta.
Pos dana pencadangan, menurutnya, merupakan anggaran yang bisa digunakanperusahaan di luar kegiatan akuisisi. "Pencadangan untuk apa masih kita lihat, karena dana itu bisa untuk macam-macam," kata Alwin.
Pada bagian lain, Alwin mengatakan kinerja keuangan perusahaan hingga saat ini relatif baik. Dari sisi penjualan, perseroan telah menjual sekitar 101 persen komoditi feronikel. Sedangkan penjualan emas, lebih dari 11 ton dengan produksi telah mencapai 90 persen.
"Kemungkinaan tahun ini ditopang emas, tapi dari marjin tidak terlalu besar. Memang dari volume masih seimbang penghasilan perusahaan antara nikel dan emas ," katanya.
antique.putra@vivanews.com