VIVAnews - PT Bakrie Telecom (BTel), yang hari ini baru saja meluncurkan ponsel Qwerty CDMA-nya yang pertama kali, mengaku optimistis. Menurutnya, potensi pasar untuk ponsel Qwerty masih cukup besar dan menjanjikan di tahun 2010.
Optimisme tersebut dituturkan oleh Erik Meijer, Wakil Direktur Utama BTel, saat ditemui VIVAnews di sela Peluncuran Hape Esia Online di Wisma Bakrie I, Jakarta, Rabu 16 Desember 2009.
“Melihat respon pasar yang sangat baik selama ini, saya kira kalau berbicara soal tren, ponsel Qwerty masih akan booming di tahun 2010,” ucapnya optimis.
Dewasa ini, lanjut Erik, pelanggan cenderung mencari produk canggih berfitur lengkap dengan harga yang terjangkau. “Banyak suara-suara pelanggan yang menanyakan kapan kami merilis ponsel Qwerty dengan fitur lengkap, meliputi Facebook, Instant Messaging, dan konten-konten menarik lainnya,” ucapnya.
“Hal itu mengindikasikan bahwa kebutuhan pasar memang besar untuk ponsel seperti Hape Esia Online,” kata Erik. “Sekitar 12 juta Facebook-ers asal Indonesia menjadi potensi pasar tersendiri untuk ponsel kami,” ucapnya.
Menanggapi tingginya animo pasar terhadap ponsel Qwerty dual-on GSM-CDMA belakangan ini, Erik mengaku belum tertarik. “Belum ada penjajakan ke arah sana. Kalau pun mau diluncurkan, mau kerja sama dengan operator (GSM) mana,” ucapnya tersenyum.