VIVAnews - Menteri Perindustrian MS Hidayat diminta segera mundur dari jabatan rangkapnya sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri. Ekonom Faisal Basri berpendapat sangat lucu seorang menteri dalam kabinet bisa rangkap jabatan di tempat lain.
Faisal berpendapat, menteri yang rangkap jabatan, kerjanya tidak akan pernah fokus. Tentu saja hasilnya dengan rangkap jabatan itu pasti tidak akan memuaskan.
"Saya tidak ada maksud apa-apa, saya itu lebih optimis dari pemerintah. Kalau pemerintah target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, saya berani 6 persen. Tidak ada urusan dengan pemerintah. Saya hanya mengungkapkan kebenaran, tidak apa meski banyak musuhnya," kata Faisal dalam seminar 'Outlook 2010 : Prospek Politik dan EKonomi Indonesia' di Wisma Antara, Kamis 10 Desember 2009.
Faisal optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih dari 5,5 persen karena Indonesia memang menyimpan potensi.
Ia mencontohkan bagaimana pertumbuhan ekonomi nasional, itu bisa tumbuh 4 persen kalau konsumsi masyarakat bisa dijaga. "Jadi tidak perlu bekerja keras, tumbuh 4 persen itu sudah di tangan," kata Faisal. Untuk itu ia yakin dengan bekerja keras lebih, pertumbuhan bisa mencapai 6 persen.
Dimisalkan dengan program National Single Window (NSW), produktivitas ekspor tentu akan melejit. "Manufaktur, kita kuncinya juga harus menaikkan sektor ini yang sekarang 1,3 persen harus dinaikkan jadi 3,5 persen sampai 4 persen. Tapi syaratnya menperin mundur dari ketua Kadin," katanya.
heri.susanto@vivanews.com