Anggaran Pendidikan Terserap Rp 55 Triliun

Dari sekitar Rp 224 triliun, alokasi anggaran lebih banyak ditransfer ke daerah.

Selasa, 8 Desember 2009, 11:04 WIB
Antique
M. Nuh saat berkunjung ke SDN Klampis Ngasem Surabaya (Akbar Insani | Surabaya Post)

VIVAnews - Besarnya penyerapan anggaran Departemen Pendidikan Nasional per November 2009, sudah mencapai 82,31 persen atau sekitar Rp 55 triliun.

Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh memperkirakan, sampai dengan akhir tahun ini, penyerapan sudah akan bisa mencapai 95 persen.
 
Menurut Nuh, meski jumlah anggaran pendidikan dinaikkan sampai 20 persen sesuai amanat pendidikan, tidak ada laporan kendala penyerapan. "Sampai November, penyerapan masih dianggap relatif wajar dan diperkirakan daya serap bisa di atas 90 persen," kata dia di Grand Hyatt, Selasa, 8 Desember 2009.
 
Dia menambahkan, sesuai alokasi bahwa pendistribusian anggaran sudah sesuai koridor yang ditentukan. Dari sekitar Rp 224 triliun, alokasi anggaran pendidikan lebih banyak ditransfer ke daerah, sedangkan sekitar Rp 60 triliun ada di departemen.
 
Sementara itu, laporan penyerapan anggaran sampai November 2009, adalah terbesar untuk pengembangan pendidikan dasar dan menegah. Di mana, dana ini misalnya yang terbesar seperti untuk BOS dan gaji guru. "Prinsipnya untuk mutu dan kelengkapan, serta sarana itu yang paling besar penyerapannya," kata Nuh.
 
antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ