VIVAnews - PT CIMB Securities Indonesia (YU) memfasilitasi transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) di pasar negosiasi.
Total transaksi mencapai Rp 189,12 miliar atau sebanyak 2,22 juta lot saham pada harga Rp 170 per unit.
Berdasarkan data transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa 1 Desember 2009, transaksi dilakukan antara investor domestik dan asing.
Sementara itu, pada akhir transaksi sesi pertama hari ini, harga saham Trikomsel melemah Rp 5 (2,38 persen) menjadi Rp 205. Volume transaksi mencapai 100 lot senilai Rp 10,25 juta.
Direktur Utama Trikomsel Sugiono Wiyono Sugialam belum dapat dikonfirmasi atas transaksi tutup sendiri tersebut. Sugiono belum mengangkat panggilan telepon VIVAnews.
Sebelumnya, Northstar Equity Partners berniat menggabungkan bisnis ritel konsumen dengan distributor komunikasi seluler yang dijalankan PT Alfaria Retailindo Tbk (ALFA) dan Trikomsel Oke.
Rencana tersebut diharapkan terlaksana setelah Northstar mengonversi mandatory exchangeable bond menjadi 25 persen saham Trikomsel pada Desember 2009.
Co-Founder Northstar Equity Partners Limited Gleen Sugita mengatakan, pihaknya memiliki rencana strategis untuk meningkatkan kinerja keuangan dua usaha tersebut.
"Alfa memiliki 3.000 gerai, sehingga unit usaha Trikomsel memiliki peluang besar di sana," kata dia kepada VIVAnews, Selasa 14 April 2009.
Direktur Utama Trikomsel Oke Sugiono Wiyono Sugialam menambahkan, upaya konversi saham Northstar baru akan berjalan delapan bulan setelah perseroan mencatatkan saham perdana (listing) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Paska konversi, Northstar akan mengambil alih 25 persen saham PT Delta Sarana Pradana," kata dia pada konferensi pers perseroan di gedung bursa efek, Jakarta, beberapa waktu lalu. Delta Sarana sebelumnya memiliki 87,31 persen saham Trikomsel.
Konversi mandatory exchangeable bond tersebut dilakukan Northstar Equity Partners melalui perusahaan afiliasi, Canopus Finance Limited.
Sementara itu, konversi saham di Alfaria dilakukan Northstar melalui afiliasi Argo Volantis. Argo menguasai 29,52 persen saham Alfaria karena konversi utang menjadi 1,01 miliar unit saham kepada pemegang saham lama PT Cakrawala Mulia Prima. Cakrawala sebelumnya memiliki 36 persen saham pada Alfaria.
arinto.wibowo@vivanews.com