Century Hadir, Menkeu Rapat Hingga Subuh

Komitmen Menkeu Sri Mulyani bekerja 24 jam selama masa krisis benar-benar dibuktikan.

Jum'at, 21 November 2008, 07:46 WIB
Hadi Suprapto, Syahid Latif
Sri Mulyani Indrawati (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Komitmen Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk bekerja 24 jam selama masa krisis tampaknya benar-benar dibuktikan. Malam tadi, sejumlah petinggi di jajaran Departemen Keuangan, pelaku usaha, dan otoritas bidang keuangan melakukan pertemuan hingga dini hari.

Hingga pukul 03.19 WIB, agenda pertemuan tersebut tidak dapat diketahui. "Rapat baru saja dimulai," ujar Menteri Negara Badan Usaha (BUMN) Sofyan Djalil saat meninggalkan gedung Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat dini hari, 21 November 2008.

Sofyan yang terpaksa meninggalkan rapat pada pukul 00.00 WIB dengan alasan harus mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia juga enggan membeberkan agenda pertemuan tersebut. "Hasil rapat belum ada, rapatnya saja belum mulai," ujar dia.

Hingga pukul 3.41 WIB, rapat belum juga usai. Yang terlihat hanya ajudan menteri yang hilir mudik memesan makanan. Tak jelas, apa yang dibahas dalam rapat tersebut.

Namun, dari pantauan VIVAnews, tak biasanya rapat menghadirkan kalangan bank swasta. Namun, dalam rapat tersebut terlihat Direktur Utama Bank Century Tbk Hermanus Hasan Muslim dan Wakil Direktur Utama Hamidy, serta Direktur Utama Bank Mandiri, Agus Martowardojo.

Selain itu juga hadir Menteri Keuangan, Menteri Negara BUMN, juga hadir sejumlah pejabat Departemen Keuangan seperti Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Wahlujanto dan Dirjen Pajak Departemen Keuangan Darmin Nasution.

Dari jajaran Bank Indonesia tampak hadir Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom, Deputi Gubernur BI Siti Chalimah Fadjrijah, Muliaman Hadad, dan Budi Mulia.

Selain itu, rapat juga dihadiri Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Fuad Rahmany dan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan Firdaus Djaelani.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ