VIVAnews - Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat meminta pemerintah tetap mempertahankan direksi PT Perusahaan Listrik Negara yang ada saat ini. Sebab, pergantian direksi bukan solusi mengatasi krisis listrik yang sedang terjadi.
"Direksi lama harus tetap dipertahankan. Pemerintah jangan mengganti hanya untuk menyenangkan rakyat," kata Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar Dito Ganinduto ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, Jumat 20 November 2009.
Menurut dia, sebaiknya pemerintah memberikan kesempatan kepada direksi PLN untuk menyelesaikan persoalan krisis ini. Bila dilakukan pergantian direksi, tidak menyelesaikan masalah, malah menambah permasalahan baru. Menurut Dito, perombakan direksi bisa dilakukan setelah krisis listrik bisa diatasi.
Belakangan isu pergantian Fahmi Mochtar santer dibicarakan. Bahkan beredar kabar bos media Jawa Pos Group Dahlan Iskan disebut-sebut bakal menempati posisi direktur utama, jabatan yang saat ini dipegang Fahmi.
hadi.suprapto@vivanews.com